Minggu, 15 Desember 2019

Dari Gue yang Jarang Berterima Kasih

Tengah malam ini baru dapat satu pencapaian yang ga pernah disangka. Sempat terpikirkan, cukup mustahil untuk dicapai. Hari ini, gue di sana. Tempat yang awalnya seolah mustahil. Tempat yang tinggi, tapi sulit untuk dijadikan destinasi. Dua tahun terakhir ini bukanlah perjalanan yang menyenangkan. Banyak emosi negatif muncul. Ga nyaman. Ga betah. Ingin pindah rumah. Banyak hal yang menghantui diri sendiri. Saat-saat seperti itu, gue merasa sendirian.

Kilas balik sambil berpikir, saat berada di tempat tertentu, gue selalu lupa. Selama ini gue ga pernah sendiri. Gue ga pernah melakukan segala sesuatu dengan sendirinya. Gue punya banyak orang yang percaya ke gue. Gue punya banyak teman yang dukung apa yang gue mau lakukan. Gue punya banyak orang yang bisa diandalkan, buat bantu segala keperluan gue. Mungkin, ada banyak orang yang ngerelain keperluan pribadinya, hanya buat bantu gue.

Salah yang selalu gue lakukan. Gue pikir ini udah cukup. Gue pikir semua udah sesuai. Ternyata tidak. Gue masih kurang peduli. Masih cuek. Banyak hal yang gue ga sadari, hal kecil pun, terlewat begitu aja. Kurang berterima kasih ke orang lain. Cuek ke orang lain. Kurang kasih perhatian lebih ke orang yang udah banyak bantu. Ke orang-orang yang korbanin diri sendiri buat orang lain.

Dari gue yang jarang berterima kasih, gue berterima kasih kepada orang-orang, khususnya pada tahun ini, yang selalu dukung di saat susah, percaya saat sedikit yang yakin, perhatian di saat gue sering ngerasa sendirian, peduli dengan gue. Terima kasih tetap mau bertahan ketika kalian sadar bahwa gue masih sering ga tau diri, sering nyusahin tanpa kasih ucapan lebih, ga pedulian, hanya mampir ketika lagi butuh aja. Gue pribadi minta maaf ke semua orang yang pernah gue kecewain, repotin, gue hina terus walaupun selalu tetap memberi lebih untuk gue. Minta maaf ketika gue ga pernah bisa kasih sesuatu yang lebih untuk kalian yang selalu dukung gue. Minta maaf karena gue ga pernah bisa jadi teman yang baik untuk kalian. Ini selalu jadi bahan introspeksi ketika gue sadar akan kesalahan pribadi.

Akhir kata, terima kasih dari gue untuk kalian. Semoga dengan kesadaran ini, gue bisa lebih menghargai orang lain.
Share: